SOAL DAN JAWABAN BAB 16 MENGGUNAKAN TEKNIK-TEKNIK PROMOSI YANG EFEKTIF

December 6th, 2011 by mundy

1. Sebutkan langkah-langkah dalam sebuah kampanye promosi?
Mengidentifikasi pasar sasaran.
Menentukan tujuan-tujuan untuk setiap unsur dari bauran prpmosi.
Menentukan satu anggaran promosi.
Mengembangkan satu pasar terpadu.
Mengimplementasikan rencana.
Evaluasai efektivitas.

2. Sebutkan kategori-kategori iklan?
klan ritel
Iklan perdagangan
Iklan bisnis ke bisnis
Iklan institusi
Iklan produk
Iklan advokasi
Iklan Komperatif
Iklan interaktif
Iklan online

3. Sebutkan teknik-teknik promosi penjualan konsumen?
Kupon
Bonus (Beli 1, gratis 1)
Promosi potongan harga
Katalog
Sampel
Demonstrasi
Hadiah
Event khusus
Undian
Lotere
Kontes
In-store displays

4. Apa yang dimaksud dengan podcasting?

Podcasting adalah satu sarana untuk mendidtribusikan produk-produk audio dan video melalu internet yang membebaskan para pengguna pelanggan sejumlah file, atau dikenal dengan istilah feeds, dan lalu mendengarkan atau menonton bahan-bahan ini pada waktu yang mereka pilih.

5. Apa yang dimaksud dengan penempatan produk?

Penempatan produk(product placement) adalah memasukkan produk-produk dalam acara tv dan film yang produk-produk tersebut akan dilihat.

6. Sebutkan tiga program hubungan masyarakat?
Mendengarkan masyarakat
Mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur
Menginformasikan masyarakat bahwa Anda merespon kebutuhan mereka

7. Apa yang dimaksud dengan promosi?

Promosi (promotion) adalah usaha-usaha para pemasar untuk memberi informasi dan mengingatkan orang-orang dalam pasar sasaran mengenai produk-produk, dan membujuk mereka untuk ikut sert dalam pertukaran.

8. Apa yang dimaksud dengan iklan?

Iklan (advertising) adalah komunikasi non-operasional dengan bayaran melalui berbagai media oleh organisasi-organisasi dan individu-individu yang dengan satu carateridentefikasi didalam pesan.

9. Apa yang dimaksud dengan promosi interaktif?

Promosi interaktif (interactive promotion) adalah proses promosi yang memungkinkan para pemasar untuk lebih sekedar melakukan monolog, tetapi para penjual membujuk pembeli untuk membeli sasuatu, menjadi melakukan dialog dimana penjual dan pembeli bekerja sama untuk menciptakan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan.

10. Apa yang dimaksud dengan humas?

Hubungan masyarakat (humas) adlah fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap masyarakat, mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk merespon permintaan masyarakat, dan melakanakan sebuah program yang terdiri atas tindakan dan informasi untuk mendpatkan pengertian dan penerimaan masyarakat.

ARTIKEL BAB 16 tentang menggunakan teknik promosi yang efektif

December 6th, 2011 by mundy

Kalau anda menawarkan produk atau menawarkan jasa anda kepada konsumen baru, apa yang paling anda takuti? Apakah anda takut ditolak atau anda takut produk atau jasa anda dicerca?

Kalau anda tanya saya, saya paling malas kalau konsumen tersebut “menolak sebelum mencoba”produk saya. Saya sering sekali mengalaminya. Rasanya “gregetan” kalau orang Jawa bilang.

Kebetulan saya mempunyai seorang teman bisnis yang sering kali berdiskusi dengan saya. Dia bergerak di bidang properti dan beberapa kali mengikuti seminar tentang bisnis dan investasi. Suatu saat teman saya tersebut bercerita tentang seminar yang baru saja ia ikuti di Jakarta.

Kemudian ia menceritakan tentang teknik promosi produk yang dilakukan oleh pemilik Kebab Turki Babarafi, mas Hendi.  Mas Hendi mempunyai cara unik dan simpel untuk mengenalkan Kebab Turki Babarafi-nya ke konsumen. Dan ternyata cukup efektif.

Caranya seperti ini, ia mempromosikan produknya di sebuah mall besar. Roti kebab turki buatannya dibagi menjadi 4 potong. Kemudian ia menggunakan teknik promosi free sampel tersebut, memberikan setiap orang yang mau masuk ke mall potongan kebab turki tadi. Anda tahu mengapa mas Hendi memilih orang yang mau masuk ke mall yang ia berikan potongan kebab turkinya?

Karena kalau ia berikan orang yang mau masuk ke mall, pada saat orang tersebut mau pulang, ada kemungkinan orang tadi akan membeli kebab Turki miliknya. Jadi teknik promosi free sampelnya berjalan. Beda jika yang dikasih orang yang mau pulang.Teknik promosinya tidak efektif. Bisa-bisa 2 hari lagi baru beli. Atau bahkan nggak beli karena sudah lupa.

“Wah, teknik promosi free sampel ini ide yang bagus”, pikir saya. Kemudian saya pelajari lebih lanjut teknik promosi free sampel tersebut. Akhirnya saya tahu alasan mengapa konsumen susah mencoba produk atau jasa baru.

Mereka khawatir jangan-jangan mereka membayar terlalu mahal atau produk atau jasa yang mereka beli tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Inilah resiko yang ditakuti oleh para konsumen. Makanya anda harus menguasai teknik penjualan agar produk atau jasa anda laku.

Salah satu caranya adalah dengan memberikan teknik promosi free sampel ini. Dan kalau menurut pak Tung Desem, teknik promosi free sampel tersebut bisa anda berikan dengan dua cara :
Gratis produk atau jasa dalam ukuran kecil.
Gratis produk atau jasa dalam ukuran normal.

Untuk contoh kasus diatas, mas Hendi memberikan teknik free sampel dengan menggunakan cara yang pertama, gratis produk dalam ukuran kecil. Contoh lainnya adalah voucher gratis 1 jam koneksi internet di warnet. Anda bisa gunakan jam-jam dimana warnet sepi pelanggan. Misalkan jam 3 pagi sampai jam 9 pagi.

Harga sewa warnet anda adalah 3 ribu per jam. Padahal pada jam-jam tersebut, anda tetap harus menghidupkan AC, menggaji pegawai dan membayar listrik walaupun warnet anda sepi

Anda bisa terapkan teknik promosi free sampel dengan memberikan penawaran menarik “Gratis voucher interent 1 jam setiap harinya selama 1 minggu senilai 21 ribu rupiah, khusus jam 3 – 9 pagi”. Anda sebarkan voucher itu ke konsumen baru. Biayanya sebenarnya kan murah. Anda hanya butuh kira-kira 2 ratus rupiah per lembar untuk bikin kertas vouchernya.

Setelah mereka merasakan cepat dan nyamannya warnet anda, mereka dengan sendirinya akan memakai koneksi internet anda lebih dari satu jam.

Lha wong buka facebook saja nggak kerasa sudah 45 menit. Belum chatting sama browsingnya. Anda bisa dapat pemasukan pada jam-jam sepi tersebut. Belum lagi pemasukan dari soft drink jika anda berjualan softdrink.

Jadi, yang terpenting adalah usahakan konsumen mencoba dulu produk atau jasa anda. Caranya ya dengan teknik promosi sample gratis tadi.  Setelah mereka merasakan manfaat produk atau jasa anda, baru anda tawarkan yang berbayar.

RANGKUMAN MATERI BAB 16″MENGGUNAKAN TEKNIK-TEKNIK PROMOSI yang EFEKTIF”

December 6th, 2011 by mundy

Promosi (promotion) adalah usaha-usaha para pemasar untuk memberi informasi dan mengingakan orang-orang dalam pasar sasaran mengenai produk-produk, dan membujuk mereka untuk ikut serta dalam pertukaran. Para pemasar banyak mennggunakan banyak alat yang berbeda untuk mempromosikan produk dan jasa mereka. Secara tradisional alat-alat itu adalah iklan, penjualan priibadi, hubungan masyarakat, dan promosi penjualan. Kombinasi alat-alat promosi yang digunakan satu organisasi disebutbauran promosi (promotion mix). Komunikasi pemasaran terpadu (integrated marketing communication) adalah mengombinasikan semua alat promosi menjadi satu strategi promosi yang menyeluruh dan terpadu. Adapun langkah-langkah dalam sebuah kampanye promosi:

1. Mengidentifikasi pasar sasaran.

2. Menentukan tujuan-tujuan untuk setiap unsur dari bauran promosi.

3. Menentukan satu anggaran promosi.

4. Mengembangkan satu pesan terpadu.

5. Mengimplementasikan rencana.

6. Evaluasi efektivitas.

IKLAN: PERTEMPURAN UNTUK MENJAGA MINAT KONSUMEN

Iklan (advertising) adalah komunikasi non-personal dengan bayaran melalui berbagai media oleh organisasi-organisasi dan individu-individu yang dengan satu cara teridentifikasi dalam pesan.Propaganda adalah komunikasi non-personal yang tidak memiliki sponsor teridentifikasi.

Iklan produk (product placement) adalah memeasukkan produk-produk dalam acara TV dan film yang produk-produk tersebut akan dilihat.

Berbagai jenis iklan yang digunakan oleh berbagai organisasi untuk menjangkau sasaran pasar yang berbeda. Kategori-kategori utamanya antara lain:

o Iklan ritel.

o Iklan perdagangan.

o Iklan bisnis ke bisnis.

o Iklan institusi.

o Iklan produk.

o Iklan advokasi.

o Iklan komparatif.

o Iklan interaktif.

o Iklan online.

Meningkatnya Penggunaan Infomersial

Bentuk iklan yang sedang tumbuh adalah infomersial.Infomersial (infomercial) adalah acara TV siaran penuh yang diperuntukkan khusus untuk mempromosikan barang atau jasa. Infomersial sukses karena mereka menunjukkan produk dengan sangat detail.

PENJUALAN PRIBADI: MEMBERIKAN ATENSIPERSONAL

Penjualan pribadi (personal selling) adalah presentasi dan promosi barang dan jasa secara tatap muka. Ini berarti mencari prospek-prospek baru dan melanjutkan layanan setelah terjadi penjualan. Penjualan efektif tidak sekadar membujuk orang lain untuk membeli. Kenyataanya, saat ini, penjualan personal lebih tepat dideskripsikan sebagai membantu orang lain memenuhi keinginan dan kebutuhannya.

Langkah-langkah dalam Proses Penjulan

1. Prospek dan kualifikasi (prospect and quality).

2. Pra-pendekatan.

3. Pendekatan.

4. Melakukan presentasi.

5. Menjawab keberatan.

6. Menutup penjualan.

7. Tindak lanjut (follow up).

HUBUNGAN MASYARAKAT: MEMBANGUN HUBUNGAN

Hubungan masyarakat (humas) (public relations) didefinisikan sebagai fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap masyarakat, mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk merespons permintaan masyarakat, dan melaksanakan sebuah program yang terdiri atas tindakan dan informasi untuk mendapatkan pengertian dan penerimaan masyarakat. Dengan kata lain, sebuah program hubungan masyarakat yang baik terdiri atas tiga langkah:

1. Mendengarkan masyarakat.

2. Mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur.

3. Menginformasikan kepada masyarakat bahwa anda merespon kebuthan mereka.

PERTANYAAN dan JAWABAN BAB 15″MENDISTRIBUSIKAN PRODUK dengan CEPAT dan EFISIEN”

December 6th, 2011 by mundy

PERTANYAAN dan JAWABAN BAB 15

1. Apa yang dimaksud dengan perantara pemasaran !

Jawab : Perantara pemasaran (marketing intermediaries) adalah organisasi-organisasi yang membantu memindahkan barang dan jasa dari produsen ke pengguna bisnis dan penggguna akhir. Mereka disebut perantara karena berada diantara sekelompok organisasi yang bergabung untuk membantu mendistribusikan barang dari produsen ke konsumen.

2. Jelaskan pengertian dari saluran distribusi !

Jawab : Saluran distribusi (channel of distribution) terdiri atas seluruh perantara pemasaran, seperti agen, calo, perantara grosir, dan perantara ritel, yang bergabung untuk memindahkan dan menyimpan barang di jalur (saluran) dari produsen ke konsumen.

3. Jelaskan pengertian dari agen/calo !

Jawab : Agen/calo (agents/brokers) adalah perantara pemasaran yang mempertemukan pembeli dan penjual dan membantu dalam merundingkan sebuah transaksi, tetapi tidak mengambil alih kepemilkan barang.

4. Pengertian dari perantara grosir adalah ?

Jawab : Perantara grosir (wholesaler) adalah perantara pemasaran yang menjual pada organisasi lain, seperti paritel, produsen, dan rumah sakit. Mereka merupakan bagian dari system bisnis ke bisnis.

5. Apa yang dimaksud dengan peritel ?

Jawab : Peritel  adalah organisasi yang menjual kepada konsumen akhir (yaitu seperti orang-orang anda dan saya).

6. Jelaskan pengertian dari utilitas !

Jawab : Utilitas, dalam ilmu ekonomi, adalah kemampuan memuaskan keinginan atau nilai yang ditambakan oragnisasi pada barang atau jasa saat produk dibuat menjadi lebih berguna atau lebih mudah diakses konsumen dibanding sebeuimnya.

7. Sebutkan enam macam utilitas !

Jawab : · Utilitas bentuk.

· Utilitas waktu.

· Utilitas tempat.

· Utilitas kepemillkan.

· Utilitas informasi.

· Utilitas layanan.

8. Jelaskan pengertian dari logistic !

Jawab : Logistic, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian arus fisik bahan-bahan, barang jadi, dan informasi yang terkait titik awal sampai titik konsumsi untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan memperoleh laba.

9. Pengertian dari logistic kedalam !

Jawab : Logistic ke dalam,membawa bahan mentah, kemasan, barang dan jasa lainnya, dan informasi pemasok ke produsen.

10. Apa yang dimaksud dengan penanganan bahan-bahan !

Jawab :  Penanganan bahan-bahan (materials handlings) adalah pemindahan barang-barang dalam gudang, dari gudang ke pabrik, dan dari pabrik ke berbagai stasiun kerja.
KUMPULAN PERTANYAAN DAN JAWABAN - (Amalia Damar Asri)
Leave a Reply

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

« RANGKUMAN MATERI BAB 15″MENDISTRIBUSIKAN PRODUK DENGAN CEPAT dan EFISIEN” ARTIKEL BAB 16 TENTANG”MENGGUNAKAN TEKNIK-TEKNIK PROMOSI yang EFEKTIF” »

Designed by Jinsona
Sponsored by  enQuira l  rakCha l  Free Google Ads

Rangkuman Bab 15 Mendistribusikan Produk dengan Cepat dan Efisien Distribusi Produk dalam Bisnis Internasional

December 6th, 2011 by mundy

Distribusi penting dalam bidang pemasaran. Kesuksesan suatu produk bergantung pada bauran distribusi, yaitu kombinasi saluran-saluran distribusi untuk menyampaikan produk suatu perusahaan kepada pengguna akhir secara tepat. Saluran distribusi adalah jaringan antar perusahaan yang dilalui suatu produk dari produsen ke konsumen.Saluran pertama adalah distribusi langsung produk-produk konsumsi tanpa menggunakan perantara. Saluran kedua adalah distribusi eceran produk-produk konsumsi yang dilakukan melalui pengecer. Saluran ketiga adalah distribusi grosir. Saluran keempat merupakan distribusi melalui agen penjualan atau broker yang mewakili para manufaktur menjual ke grosir, pengecer, maupun keduanya. Dalam distribusi tidak langsung, saluran keempat ini memiliki pro dan kontra tersendiri. Dari segi kontra, saluran distribusi tidak langsung membuat harga semakin tinggi seiring dengan bertambahnya anggota dalam saluran. Namun, perantara-perantara tersebut dapat membuat konsumen menghemat uang dan waktu. Penambahan nilai perantara dapat dilakukan dengan memberi informasi secara cepat dan menyediakan produk dalam jumlah yang tepat pada waktu dan tempat yang tepat. Keempat distribusi adalah distribusi dari produk-produk konsumsi. Saluran kelima adalah distribusi oleh agen kepada konsumen dan bisnis, berbeda dari keempat saluran sebelumnya terutama dalam dua hal, yaitu agen sebagai satu-satunya perantara serta pendistribusian yang dilakukan tidak hanya pada konsumen tetapi juga pada pelanggan bisnis. Saluran keenam hingga saluran kedelapan adalah saluran yang digunakan untuk distribusi produk-produk bisnis. Saluran keenam adalah distribusi langsung barang-barang industri dari produsen ke pembeli industri. Saluran ketujuh merupakan distribusi yang dilakukan dari grosir sebagai perantara antar produsen dengan pengguna akhir, namun dalam persentase yang sangat kecil. Saluran kedelapan dilakukan dari pihak grosir ke pengecer bisnis.  Dalam berbagai saluran distribusi, terdapat dua hal yang penting. Pertama, segmentasi pasar. Dalam segmentasi pasar, distribusi terkait dengan hubungan antara produsen dan konsumen. Oleh karena itu, produsen menuruti kemauan pasar yang terintegrasi di dalam berbagai inovasi yang ada. Hal yang kedua adalah produk atau komoditas. Hal tersebut juga terkait dengan inovasi yang kemudian melewati dua pihak lainnya, yaitu wholesalers dan retailers sebelum masuk ke dalam sisi konsumen. Dalam berbagai saluran distribusi di atas, terdapat dua hal penting, yaitu saluran langsung ke konsumen dan bisnis yang berhenti di pihak agen dan wholesalers.   Distribusi Fisik  Distribusi fisik adalah proses perpindahan produk dari pihak produsen ke tangan konsumen. Dalam kegiatan perdagangan, kegiatan distribusi adalah hal yang wajar terjadi karena secara fungsional lebih efisien dibandingkan bila pihak produsen mengirimkan langsung ke konsumen, atau jika konsumen mengambil sendiri ke gudang produsen. Pihak distributor memiliki peran yang cukup besar dalam kegiatan perdagangan, karena fungsi utamanya sebagai perpanjangan tangan dari produsen dan konsumen. Kegiatan ini lebih berorientasi pada kepuasan konsumen, karena tujuannya untuk menjaga ketersediaan produk kapanpun dan dimanapun, serta menjaga harga produk tetap stabil. Distribusi fisik meliputi penjualan secara fisik maupun secara online, termasuk juga pergudangan (warehousing) dan transportasi.

Artikel bab 15 “Mendistribusikan produk dengan cepat dan efisien”

December 6th, 2011 by mundy

Distribusi adalah suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Proses distribusi tersebut pada dasarnya menciptakan faedah (utility) waktu, tempat, dan pengalihan hak milik.
Dalam menciptakan ketiga faedah tersebut, terdapat dua aspek penting yang terlibat didalamnya, yaitu :
1. Lembaga yang berfungsi sebagai saluran distribusi (Channel of distribution/marketing channel).
2. Aktivitas yang menyalurkan arus fisik barang (Physical distribution).

A. Saluran Distribusi
Menurut Winardi (1989:299) yang dimaksud dengan saluran distribusi adalah sebagai berikut :
“ Saluran distribusi merupakan suatu kelompok perantara yang berhubungan erat satu sama lain dan yang menyalurkan produk-produk kepada pembeli. “

Sedangkan Philip Kotler (1997:140) mengemukakan bahwa :
“ Saluran distribusi adalah serangkaian organisasi yang saling tergantung dan terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu barang atau jasa siap untuk digunakan atau dikonsumsi “.

Saluran distribusi pada dasarnya merupakan perantara yang menjembatani antara produsen dan konsumen. Perantara tersebut dapat digolongkan kedalam dua golongan, yaitu ; Pedagang perantara dan Agen perantara. Perbedaannya terletak pada aspek pemilikan serta proses negoisasi dalam pemindahan produk yang disalurkan tersebut.

• Pedagang perantara
Pada dasarnya, pedagang perantara (merchant middleman) ini bertanggung jawab terhadap pemilikan semua barang yang dipasarkannya atau dengan kata lain pedagang mempunyai hak atas kepemilikan barang. Ada dua kelompok yang termasuk dalam pedagang perantara, yaitu ; pedagang besar dan pengecer. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa produsen juga dapat bertindak sekaligus sebagai pedagang, karena selain membuat barang juga memperdagangkannya.

• Agen perantara
Agen perantara (Agent middle man) ini tidak mempunyai hak milik atas semua barang yang mereka tangani. Mereka dapat digolongkan kedalam dua golongan, yaitu :

1. Agen Penunjang
Agen pembelian dan penjulan
Agen Pengangkutan
Agen Penyimpanan

2. Agen Pelengkap
Agen yang membantu dalam bidang finansial
Agen yang membantu dalam bidang keputusan
Agen yang dapat memberikan informasi
Agen khusus

Menurut Philip Kotler (1993:174) agar suatu kegiatan penyaluran barang dapat berjalan dengan baik (efektif dan efisien) maka para pemakai saluran pemasaran harus mampu melakukan sejumlah tugas penting, yaitu :

• Penelitian, yaitu melakukan pengumpulan informasi penting untuk perencanaan dan melancarkan pertukaran.
• Promosi, yaitu pengembangan dan penyebaran informasi yang persuasive mengenai penawaran.
• Kontak, yaitu melakukan pencarian dan menjalin hubungan dengan pembeli.
• Penyelarasan, yaitu mempertemukan penawaran yang sesuai dengan permintaan pembeli termasuk kegiatan seperti pengolahan, penilaian dan pengemasan.
• Negoisasi, yaitu melakukan usaha untuk mencapai persetujuan akhir mengenai harga dan lain-lain sehubungan dengan penawaran sehingga pemindahan   pemilikan atau penguasaan bias dilaksanakan.
• Disrtibusi fisik, yaitu penyediaan sarana transportasi dan penyimpanan barang.
• Pembiayaan, yaitu penyediaan permintaan dan pembiayaan dana untuk menutup biaya dari saluran pemasaran tersebut.
• Pengambilan resiko, yaitu melakukan perkiraan mengenai resiko sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran tersebut.

Kelima tugas pertama membantu pelaksanaan transaksi dan tiga yang terakhir membantu penyelesaian transaksi. Semua tugas diatas mempunyai tiga persamaan, yaitu menggunakan sumber daya yang langka, dilaksanakan dengan menggunakan keahlian yang khusus, dan bisa dialih-alihkan diantara penyalur. Apabila perusahaan/produsen menjalankan seluruh tugas diatas, maka biaya akan membengkak dan akibatnya harga akan menjadi lebih tinggi.
Ada beberapa alternatif saluran (tipe saluran) yang dapat dipakai. Biasanya alternatif saluran tersebut didasarkan pada golongan barang konsumsi dan barang industri.

• Barang konsumsi adalah barang-barang yang dibeli untuk dikonsumsikan. Pembeliannya didasarkan atas kebiasaan membeli dari konsumen. Jadi, pembelinya adalah pembeli/konsumen akhir, bukan pemakai industri karena barang –barang tersebut tidak diproses lagi, melainkan dipakai sendiri (Basu Swasta 1984:96).

• Barang industri adalah barang-barang yang dibeli untuk diproses lagi atau untuk kepentingan dalam industri. Jadi, pembeli barang industri ini adalah perusahaan, lembaga, atau organisasi, termasuk non laba (Basu Swasta, 1984:97)

Berdasarkan pengertian diatas, maka seperti halnya pupuk itu digolongkan kedalam golongan barang industri, sebab pupuk dibeli petani bukan untuk dikonsumsi tetapi untuk digunakan dalam produksi pertaniannya. Dibawah ini digambarkan beberapa tipe saluran untuk barang konsumsi dan barang industri.

Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan didalam memilih saluran distribusi, faktor tersebut antara lain :
1. Jenis barang yang dipasarkan
2. Produsennya
3. Penyalur yang bersedia ikut mengambil bagian
4. Pasar sasaran

B. Distribusi Fisik
Distribusi fisik merupakan aspek penting kedua dalam rangka menjadikan suatu produk tersedia bagi konsumen dalam jumlah, waktu, dan tempat yang tepat. Dalam hubungan itu, Dewan Manajemen Distribusi Fisik Nasional Amerika Serikat mendefinisikan distribusi fisik sebagai berikut :

“ Suatu rangkaian aktivitas yang luas mengenai pemindahan barang jadi secara efisien dari akhir batas produksi kepara konsumen, serta didalam beberapa hal mencakup pemindahan bahan mentah dari suatu pembekal keawal batas produksi “.

Manajemen distribusi fisik hanyalah satu diantara istilah deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan suatu pengendalian atas pemindahan barang seperti didefinisikan dimuka. Hal ini sering pula diistilahkan sebagai manajemen logistik atau logistik pemasaran. Namun demikian, apapun istilah yang digunakan konsep dasarnya adalah sama.
Secara terperinci, kegiatan yang ada dalam kegiatan distribusi fisik dapat dibagi kedalam lima macam (Basu Swasta, 1984: 220-229, diringkas) yaitu :

1. Penentuan lokasi persediaan dan sistem penyimpanannya
a. Penentuan lokasi penyediaannya
Kebijaksanaan terhadap lokasi persediaan didasarkan pada strategi yang diinginkan, apakah secara memusat (konsentrasi) ataukah menyebar (dispersi) dipasarnya. Jika perusahaan mengkonsentrasikan persediaannya, maka akan memudahkan dalam mengadakan pengawasan. Selain itu, juga akan meningkatkan efisiensi penyimpanan dan penanganan barangnya. Namun dari segi lain dapat terjadi bahwa beban pengangkutan akan meningkat dan pengantaran barang kebeberapa segmen pasar akan terlambat. Dan jika perusahan menyebarkan persediaannya kebeberapa lokasi, maka keadaannya akan berlainan, dan merupakan kebalikan dari konsentrasi.

b. Sistem penyimpanan persediaan
Penyimpanan erat kaitannya dengan pergudangan, biasanya perusahaan yang tidak mempunyai fasilitas penyimpan sendiri umumnya menyewa kepada lembaga atau perusahaan lain atau disebut gudang umum. Besarnya sewa yang harus dibayar ditentukan menurut besarnya ruangan yang digunakan.

2. Sistem penanganan barang
Sistem penanganan barang yang dapat digunakan antara lain : (1) paletisasi dan (2) pengemasan.

(1) Paletisasi
Dalam paletisasi, penanganan barang-barang baik itu berupa bahan baku maupun barang jadi dipakai suatu alat yang disebut palet. Dengan alat ini barang-barang dapat dipindahkan secara cepat. Penggunaannya akan lebih ekonomis apabila material yang ditangani jumlahnya besar.

(2) Pengemasan
Barang-barang yang ditangani ditempatkan dalam suatu kemasan atau peti kemas baik dari logam, kayu, ataupun bahan yang lain. Biasanya kemasan ini dibuat dalam ukuran-ukuran tertentu sehingga sangat mudah dalam pengangkutannya.

(3). Sistem pengawasan persediaan
Faktor penting yang lain dalam sistem distribusi fisik adalah mengadakan pengawasan secara efektif terhadap komposisi dan besarnya persediaan. Adapun tujuan dari pengawasan persediaan adalah meminimumkan jumlah persediaan yang diperlukan, dan meminimumkan fluktuasi dalam persediaan sambil melayani pesanan dari pembeli. Besarnya persediaan sangat ditentukan oleh keseimbangan kebutuhan pasar dengan faktor biaya. Sedangkan permintaan pasar dapat diukur dengan menggunakan analisis ramalan penjualan.

(4). Prosedur memproses pesanan
Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk memproses pesanan antara lain : menyelenggarakan kegiatan kantor secara teratur, membuat barang dengan baik, serta menyampaikannya kepada pembeli. Jika perusahaan tidak sanggup atau tidak mampu melaksanakan pesanan, maka ia harus memberitahu kepada pembeli.

(5). Pemilihan metode pengangkutan
Dalam hal ini, rute dan rit pengangkutan merupakan faktor yang penting, dan mempunyai hubungan yang erat dengan pasar atau daerah penjualan, serta lokasi persediaannya. Selain itu fasilitas pengangkutan yang ada juga merupakan faktor penentu.

Sumber : Wordpress.com

PERTANYAAN dan JAWABAN BAB 14 TENTANG MENENTUKAN dan MENGEMBANGKAN HARGA PRODUK dan JASA

November 23rd, 2011 by mundy

1. Apakah yang dimaksud dengan penawaran produk total?

Penawaran produk total adalah segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang disebut juga paket nilai (value package).

2. Jelaskn perbedaan dari lini produk dan bauran produk!

Lini produk adalah sekelompok produk yang secara fisik mirip atau ditujukan untuk pasar yang serupa.

Bauran produk adalah kombinasi dari seluruh lini produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan manufaktur.

3. Sebutkan 4 klasifikasi barang konsumsi dan jasa !

· Barang dan jasa sehari-hari

· Barang dan jasa perbelanjaan

· Barang dan jasa khusus

· Barang dan jasa tidak terduga

4. Apakah pentingnya kemasan bagi para konsumen?

· Melindungi produk didalamnya,mampu bertahan saat dipindahkan,tidak mudah rusak.

· Menarik perhatian pembeli

· Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi

· Menjelaskan manfaat

· Menyediakan informasi mengenai jaminan

· Memberi indikasi harga

5. Apa perbedaan kesetiaan merek dan kesadaran merek?

Kesetiaan merek adalah tingkatan sampa dimana pelanggan merasa puas,menyukai merek tersebut, dan berkomitmen untuk melakukan pembelian lagi.

Kesdaran merek adalah seberapa cepat atau mudah nama merek tertentu timbul dalam pikiran saat satu kategori produk disebutkan

6. Sebutkan enam langkah dalam proses pengembangan produk baru!

· Mengumpulkan ide-ide produk baru

· Seleksi produk

· Analisis produk

· Pengembangan

· Pengujian

· Komersialisasi

7. Apa saja tahap-tahap teoretis dari daur hidup produk?

Tahap-tahap tersebut adalah pengenalan,pertumbuhan, kedewasaan, dan penurunan.

8. Apa saja yang menjadi tujuan dari penentuan harga?

Tujuan termasuk mencapai laba sasaran, membangun arus lalu lintas barang, meningkatkan pangsa pasar ,menciptakan sebuah citra, dan mencapai tujuan-tujuan sosial.

9. Strategi apa saja yang dapat digunakan pemasar untuk menentukan harga sebuah produk?

· Strategi harga skimming

· Strategi penetrasi

· Harga rendah setiap hari

· Strategi harga tinggi rendah

· Bundling

· Harga psikologis

10. Jelaskan yang dimaksud dengan harga berdasarkan persaingan?

Harga berdasarkan persaingan adalah satu strategi penentuan harga berdasarkan atas apa yang dilakukan pesaing-pesaing lainnya. Harga dapat berada pada ,di atas, atau di bawah harga pesaing.

RANGKUMAN BAB 14 TENTANG MENGEMBANGKAN dan MENENTUKAN HARGA PRODUK dan JASA

November 23rd, 2011 by mundy

RANGKUMAN BAB 14 TENTANG MENGEMBANGKAN dan MENETUKAN HARGA PRODUK dan JASA

Nilai adalah kualitas bagus pada harga yang wajar. Saat konsumen menghitung nilai dari satu produk, mereka melihat manfaatnya dan lalu menguranginya dengan biaya-biaya untuk melihat apakah manfaatnya melebihi biayanya

Penawaran produk total adalah segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ini akan membeli suatu barang,disebut juga paket nilai (value package)

Lini produk adalah sekelompok produk yang secara fisik mirip atau ditujukan untuk pasar yang serupa.

Bauran produk adalah kombinasi dari seluruh lini produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan manufaktur.

Diferensiasi produk adalah penciptaan perbedaan-perbedaan produk baik yang nyata maupun yang dipersepsikan.

Pembelian konsumen ada empat kategori :

1. Barang dan jasa sehri-hari adalah produk-produk yang sering ingin dibeli konsumen dan dengan usaha yang minimal.

2. Barang dan jasa khusus adalah produk konsumen dengan karakteristik dan identitas merek unik karena produk –produk ini dianggap tidak memiliki barang pengganti yang sesuai, konsumen melakukan usaha-usaha khusus untuk membelinya.

3. Barang dan jasa perbelanjaan adalah produk-produk yang dibeli konsumen hanya setelah membandingkan nilai, kualitas, harga dan model dari berbagai penjual.

4. Barang dan jasa tidak terduga adalah produk-produk yang tidak disdari keberadaannya oleh konsumen, tidak terpikir untuk membelinya atau yang tiba-tiba diperlukan untuk memecahkan satu masalah tidak terduga.

Ekuitas merek adalah kombinasi faktor-faktor seperti kesadaran,kesetiaan,anggapan kualitas,citra, dan emosi yang diasosiasikan dengan nama merek tertentu.

Kesetiaan merek adalah tingkat sampai dimana pelanggan merasa puas, menyukai merek tersebut, dan berkomitmen untuk melakukan pembelian lagi.

Kesadaran merek adalah seberapa cepat atau mudah nama merek tertentu timbul dalam pikiran saat satu kategori produk disebutkan

Asosiasi merek adalah pengaitan dari satu merek terhadap citra-sitra yang menguntungkan.

Manajer merek adalah seorang manajer yang memiliki tanggung jawab langsung atas satu merek atau satu lini produk, disebut juga manajer produk di beberapa perusahaan.

Pengembangan produk baru bagi para produsen terdiri atas beberapa tahapan:

1. Pengumpulan ide

2. Seleksi produk

3. Analisis produk

4. Pengembangan

5. Pengujian

6. Komersialisasi

Daur hidup produk adalah sebuah model tooretis dari apa yang terjadi pada penjualan dan laba untuk satu kelas produk seiring berjalannya waktu.

Tujuan penentuan harga :

1. Mencapai sasaran pengembalian atas investasi

2. Membangun arus lalu lintas produk

3. Mendapatkan pangsa pasr lebih besar

4. Menciptakan suatu citra

5. Mencapai tujuan-tujuan social

Kemasan harus melakukan fungsi-fungsi :

1. Melindungi produk di dalamnya

2. Menarik perhatian pembeli

3. Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi

4. Menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan

5. Menyediakan informasi mengenai jaminan

6. Member indikasi harga, nilai, dan kegunaan

Harga berdasarkan persaingan adalah satu strategi penentuan harga berdasarkan atas apa yang dilakukan pesaing-pesaing lainnya. Harga dapat berada pada,di atas,atau di bawah harga pesaing.

Kepemimpinan harga adalah prosedur melalui atau lebih perusahaan dominan menetapkan praktik penentuan harga yang diikuti semua pesaingnya dalam industri tersebut.

Analisis titik impas adalah proses yang digunakan untuk menentukan profitabilitas pada berbagai tingkatan penjualan.

Biaya tetap total adalah seluruh biaya-biaya yang tetap sama berapa pun banyaknya produk yang dibuat atau dijual.

Biaya variabel adalah biaya-biaya yang berubah sesuai jumlah produksi.

Strategi harga skimming adalah strategi harga yang memberi harga tinggi pada produk baru untuk mengahsilakn laba optimal saat hanya ada sedikit persaingan.

Strategi penetrasi adalah strategi harga yang memberi harga rendah pada produk untuk menarik lebih banyak pelanggan dan menghalau pesaing.

Harga rendah setiap hari : menetapka harg lebih rendah dari pesaing dan biasanya tidak mengadakan obral.

Strategi harga tinggi rendah adalah menentukn harga sehari-hari yang lebih tinggi dari toko-toko yang memakai EDLP ,tetapi juga mengadakan banyak obral dimana harga lebih rendah dari pesaing-pesaing.

Bundling adalah mengelompokkan dua atau lebih barang bersama-sama dan memberi harga barang –barang tersebut sebagai satu unit.

Harag psikologis adalah memberi harga barang dan jasa pada titik harga yang membuat produk tersebut tampak lebih murah dari yang sebenarnya.

November 22nd, 2011

Artikel bab 14 mengembangkan dan menentukan harga produk dan jasa

November 23rd, 2011 by mundy

MENETAPKAN HARGA

Suatu perusahaan harus menetapkan harga untuk pertama kalinya ketika mengembangkan produk baru, ketika memperkenalkan produk regulernya ke saluran distribusi atau daerah geografis yang baru, dan ketika mengikuti lelang untuk kerja kontrak baru.

Perusahaan harus mempertimbangkan banyak faktor dalam menentukan kebijakan penetapan harganya. Ada enam langkah prosedur yaitu

(1) memilih tujuan penetapan harga,

(2) menentukan permintaan,

(3) memperkirakan biaya,

(4) menganalisa biaya, harga dan tawaran pesaing,

(5) memilih metode penetapan harga, dan

(6) memilih harga akhir.

Enam metode penetapan harga adalah:

a. Penetapan harga mark-Up

Metode penetapan harga yang paling sederhana adalah menambahkan mark-up standar pada biaya produk tersebut. Perusahaan-perusahaan yang memperkenalkan produk baru sering menetapkan harga yang tinggi dengan harapan untuk mengembalikan biayanya secepat mungkin, tetapi strategi ini dapat berakibat fatal jika pesaing menetapkan harga yang rendah. Namun,penetapan harga mark up tetap populer karena berbagai alasan:

(1) penjual dapat menentukan biay jauh lebih mudah dibandingkan dengan melalui cara memperkirakan permintaan,

(2) jika semua perusahaan dalam industri tersebut menggunakan metode penetapan harga ini, hatga-harga akan cenderung serupa,

(3) banyak orang merasa penetapan ini lebih adil bagi pembeli maupun penjual.

b. Penetapan harga sasaran pengembalian

Perusahaan menentukan harga yang akan menghasilkan tingkat pengembalian atas investasi (ROI-return on investment) yang dibidiknya. Metode ini juga digunakan perusahaan-perusahaan listrik pemerintah, yang perlu memperoleh pengembalian atas investasinya yang adil.

c. Penetapan harga persepsi nilai

Makin banyak perusahaan mendasarkan harganya pada persepsi nilai (perceived value) pelanggan. Perusahaan tersebut menggunakan unsur-unsur bauran pemasaran lainnya, sepert iklan dan tenaga penjualan, untuk mengkomunikasikan dan meningkatkan nilai yang dipersepsikan dalam benak pembeli.

d. Penetapan harga nilai

Penetapan harga nilai bukan sekedar menetapkan harga yang lebih rendah, langkah tersebut adalah persoalan merekayasa ulang kegiatan-kegiatan perusahaan tersebut untuk menjadi produsen yang berbiaya rendah tanpa mengorbankan mutu, dan menurunkan harga yang lumayan besar guna menarik sejumlah besar pelanggan yang sadar nilai. Ketika toko serba ada menghdapi persaingan yang makin sengit dari pesaing-pesaingnya dan dari saluran-saluran lainnya, banyak orang menemukan bahwa kunci untuk menarik orang berbelanja adalah menggunakan kombinasi strategi harga tinggi-rendah dan harga rendah setiap hari, dengan iklan dan promosi yang makin meningkat.

e. Penetapan harga umum

Dalam penetapan harga umum (going rate pricing), perusahaan tersebut mendasarkan harganya terutama pada harga pesaing. Perusahaan tersebut mungkin akan mengenakan harga yang sama, lebih tinggi, atau lebih rendah daripada pesaing utamanya. Penetapan harga umum lumayan populer. Apabila biaya sulit diukur atau tanggapan pesaing tidak pasti, perusahaan-perusahaan merasa bahwa harga umum merupakan jalan keluar yang baik, karena hal itu dianggap mencerminkan kejakan bersama industri tersebut.

f. Penetapan harga tipe lelang

Penetapan harga tipe lelang mulai makin populer, khususnya seiring dengan pertumbuhan internet. Perusahaan-perusahaan perlu menyadari tiga jenis utama lelang yaitu;

· Lelang Inggris (tawaran meningkat)

Satu penjual dan banyak pembeli. Penjual memperlihatkan suatu barang dan para penawar menaikkan harga tawaran hingga mencapai harga tertinggi.

· Lelang Belanda (tawaran menurun)

Satu penjual dengan banyak pembeli, atau satu pembeli dengan banyak penjual. Pembeli mengumumkan sesuatu yang ingin dibelinya dan kemudian calon-calon penjual bersaing mengumumkan sesuatu yang ingin dibelinya dan kemudian calon-calon penjual bersaing untuk melakukan penjualan dengan menawarkan harga yang terendah.

· Lelang tawaran tertutup

Calon-calon pemasok hanya dapat mengajukan satu tawaran dan tidak mengetahui tawaran-tawaran lainnya. Pemasok tidak akan menawar di bawah biayanya, tetapi juga tidak dapat menawar terlalu tinggi karena takut kehilangan pekerjaan tersebut.

MEMAHAMI PENETAPAN HARGA

Harga tidak hanya sekedar angka pada label atau barang. Sepanjang sejarah, pada umumnya harga ditetapkan melalui negosiasi antara pembeli dan penjual. Secara tradisional, harga telah diperlakukan sebagai penentu utama pilihan pembeli. Walaupun faktor-faktor non harga telah makin berperan penting selama beberapa dasarsa belakangan ini, harga masih tetap merupakan salah satu unsur terpenting dalam menentukan pangsa pasar dan profitabilitas.

Bagaimana perusahaan menetapkan harga

Perusahaan-perusahaan melakukan penetapan harganya dengan berbagai cara.

  • Di perusahaan-perusahaan kecil, harga sering ditetapkan pimpinan tertinggi.
  • Di perusahaan-perusahaan besar, penetapan harga ditangani manajer divisi dan lini produk.
  • Yang lain menggunakan harga sebagai alat strategi penting. Mereka mengkustomisassi harga dan penawaran berbasis pada nilai dan biaya segmen.

STRATEGI PENETAPAN HARGA

· Harga adalah salah satu unsur bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan; unsur-unsur lainnya menghasilkan biaya. Harga barangkali adalah unsur program pemasaran yang paling mudah disesuaikan; ciri-ciri produk, saluran bahkan promosi membutuhkan lebih banyak waktu. Harga juga mengkomunikasikan posisi nilai yang dimaksudkan perusahaan tersebut kepada pasar tentang produk atau mereknya. Sebagai produk yang dirancang dan dipasarkan dengan baik, dapat menentukan premium harga dan mendapatkan laba besar.

PERTANYAAN dan JAWABAN BAB 13 PEMASARAN: MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN PELANGGAN

November 23rd, 2011 by mundy

1. Apa yang dimaksud dengan pemasaran?

Proses perencanaan dan pelaksanaan konsep, penetapan harga,promosi, serta distribusi barang dan jasa untuk memfasilitasi pertukaran yang memenuhi objektif individual dan organisasional

2. Sebutkan tiga konsep pemasaran?

· Orientasi pelanggan

· Orientasi jasa

· Orientasi laba

3. Apa yang dimaksud dengan produk?

Barang fisik, jasa, atau ide yang memuaskan keinginan atau kebutuhan plus apapun yang akan meningkatkan produk di mata konsumen, seperti merek

4. Apa yang dimaksud dengan penelitian pemasaran?

Analisis pasar untuk menentukan peluang dan tantangan, dan untuk mencari informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang baik

5. Sebutkan empat langkah proses penelitian pemasaran?

· Mendefinisikan pertanyaan(masalah atau peluang) dan menentukan situasi saat ini

· Mengumpulkan data

· Menganalisis data penelitian

· Memilih solusi terbaik dan mengimplementasikannya

6. Apa yang dimaksud dengan pemindaian lingkungan?

Proses pengidentifikasian faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemasaran

7. Apa yang dimaksud dengan pasar konsumen?

Semua individu atau rumah tangga yang menginginkan barang dan jasa untk konsumsi atau penggunaan pribadi

8. Apa yang dimaksud dengan segmentasi pasar?

Proses pembagian total pasar menjadi kelompok-kelompok yang anggotanya memiliki karakteristik yang sama

9. Apa yang dimaksu dengan pemasaran massa?

Mengembangkan produk dan promosi untuk menyenangkan banyak orang

10. Sebutka langkah-langkah proses pengambilan keputusan?

· Pengenalan masalah

· Perencanaan informasi

· Evaluasi alternatif

· Keputusna pembelian /atau tidak ada pembelian

· Evalusai pascapembelian (ketidakcocokan kognitif)